Flow Builder adalah fitur advanced untuk membuat chatbot percakapan yang kompleks. Dibandingkan Auto-Reply sederhana, Flow Builder memungkinkan:
- Percabangan logika (if/else)
- Pengumpulan data dari user
- Integrasi dengan API eksternal
- Respons AI yang intelligent
Akses Flow Builder
Buka menu Flow Builder di sidebar.
Membuat Flow Baru
1. Buat Flow
Klik New Flow dan masukkan nama flow.
2. Tentukan Trigger
Trigger adalah kapan flow ini akan dijalankan:
| Trigger Type | Deskripsi |
|---|
| Keyword | Jalan jika user mengirim kata tertentu |
| All Messages | Jalan untuk semua pesan masuk |
| None | Hanya bisa dipanggil dari flow lain |
3. Desain Flow
Anda akan melihat canvas dengan node-node yang bisa disusun:
Jenis-Jenis Node
Node Pemicu (Trigger)
- Trigger: Titik awal flow berdasarkan keyword
Node Pesan
- Static Message: Kirim teks tetap
- AI Response: Kirim respons dari AI
- Delay: Tunggu X detik sebelum lanjut
Node Logika
- Condition: Percabangan if/else
- Switch: Multi-cabang berdasarkan nilai
- Intent Classifier: Deteksi niat user (AI)
- Confirmation: Konfirmasi Ya/Tidak
Node Data
- Variable: Simpan input user ke variabel
- HTTP Request: Panggil API eksternal
Kontrol Alur
- Transfer: Kirim ke agent manusia
- End: Akhiri flow
Contoh Flow Sederhana
Flow: Penerimaan Order
[Trigger: "order"]
→ [Static: "Silakan pilih produk:"]
→ [AI Response: "Apa produk yang Anda inginkan?"]
→ [Variable: simpan ke {produk}]
→ [Condition: {produk} == "konsultasi"]
→ [AI Response: "Baik, kami jadwalkan..."]
→ [End]
→ [AI Response: "Silakan transfer ke rekening..."]
→ [End]
Menguji Flow
Gunakan Simulator untuk menguji flow sebelum diaktifkan:
- Klik tombol Test atau Simulate
- Masukkan pesan percobaan
- Lihat alur yang dilalui
- Periksa nilai variabel
Mengaktifkan Flow
- Klik Save untuk menyimpan flow
- Aktifkan toggle Active
- Atur Priority (angka tinggi = dicek lebih dulu)
Jika ada lebih dari satu flow dengan keyword yang sama, yang prioritasnya lebih tinggi yang akan dijalankan.
Tips Membuat Flow yang Baik
- Mulai dengan Sederhana: Jangan langsung buat flow kompleks
- Tambahkan Error Handling: Jika AI tidak mengerti, arahkan ke agent manusia
- Test Berulang: Gunakan simulator berkali-kali
- Gunakan Variabel: Simpan data penting untuk follow-up
- Pertimbangkan Integrasi: Hubungkan dengan CRM atau sistem Anda
Integrasi dengan API
Gunakan node HTTP Request untuk:
- Cek stok produk
- Cek ongkir
- Simpan ke database
- Ambil data customer
Konfigurasi HTTP Request:
URL: https://api.contoh.com/cek-stok
Method: POST
Body: { "produk": "{{produk}}" }
Response Variable: {stok}