Mengapa Account Warmer Penting?
WhatsApp memantau aktivitas akun secara aktif. Jika akun yang baru terhubung langsung mengirim pesan ke ribuan orang, WhatsApp akan mendeteksi sebagai spam dan membanned akun tersebut. Account Warmer mensimulasikan perilaku manusia:- Mengirim pesan secara berkala
- Melakukan percakapan acak
- Berapa lama jeda antar pesan
Cara Menggunakan Account Warmer
1. Buat Job Warming Baru
Buka menu Warmer > klik New Warmer Job.
2. Pilih Akun
Pilih akun WhatsApp yang akan dipanaskan. Bisa lebih dari satu.3. Pilih Preset Kecepatan
| Preset | Deskripsi |
|---|---|
| Slow | Pelan, sangat aman untuk akun baru |
| Normal | Kecepatan sedang |
| Fast | Cepat, hanya untuk akun veteran |
4. Pilih Corpus (Percakapan)
Pilih jenis percakapan yang akan disimulasikan:- Casual: Obrolan sehari-hari
- Business: Percakapan bisnis formal
- Customer Service: Komunikasi layanan pelanggan
- Custom: Buat corpus sendiri
5. Tentukan Target
Pilih bagaimana warming berhenti:- Messages: Kirim X pesan, lalu berhenti
- Duration: Berjalan selama X menit
- Pairs: Selesai X pasangan pertanyaan-jawaban
6. Mulai Warming
Klik Start Warmer untuk memulai.Mode Integrasi dengan Blast
Anda juga bisa mengaktifkan Account Warmer langsung dari menu Blast tanpa membuat job terpisah.Mode Interleave (Disarankan)
Mode ini menyisipkan pesan warming di antara pesan blast:- Interval: Setiap X pesan blast, sisipkan warming
- Limit: Batas pesan warming per sesi

Best Practices
- Warming Sebelum Blast Besar: Lakukan warming 30-60 menit sebelum blast massal
- Gunakan Mode Interleave: Paling natural terlihat oleh WhatsApp
- Sesuaikan Kecepatan: Akun baru = Slow, Akun veteran = Fast
- Pantau Health Score: Seharusnya naik setelah warming
Troubleshooting
Warmer Terlalu Lama
- Periksa preset, pilih yang lebih cepat
- Kurangi target messages/duration
Health Score Tidak Naik
- Mungkin akun sudah bermasalah sebelumnya
- Coba lakukan warming beberapa kali
- Istirahatkan akun 1-2 hari